raker-bnn-sanggau_20160519_100051

Kesbangpolinmas: Hanya 13 Ormas Miliki SKT

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU – Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Sanggau, Joko Prihantono menegaskan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang anarkis bisa dibubarkan. Tetapi, ada beberapa tahapan yang dilakukan sebelum dibubarkan.

“Bubarkan, kalau sudah berbuat macam-anarkis, anarkis. Itupun ada tahapannya, teguran tertulis satu, dua, ketiga, nanti dibekukan aktivitasnya, terkahir tidak bisa dibina, ya dibubarkan,” jelasnya ditemui di kantor Kesbangpolinmas Sanggau, Jl Komyos Sudarso, Kelurahan Beringin, pada Rabu (29/10).

Dikatakan hanya segelintir Ormas yang sudah terdaftar di kantor yang dipimpinnya. Meskipun, berbagai pembinaan sudah dilakukan. Karena, ia menilai sesuai dengan UU Nomor 17 Tahun 2013 dan Permendagri Nomor 33 Tahun 2012, Ormas yang sudah terdaftar nantinya akan memiliki surat keterangan terdaftar (SKT).

“Di Sanggau ada 69 Ormas, yang terdaftar 13 Ormas, yang tercatat atau terdata sisanya 56 Ormas. Bedanya, yang sudah terdaftar itu memiliki SKT, yang memenuhi persyaratan diatur oleh UU 17 /2013 dan Permendagri 33/2012,” jelasnya.

Ia mengakui belum mengetahui jumlah Ormas yang belum terdaftar maupun terdata. Namun, jika Ormas kategori ini keberadaannya ada di Sanggau boleh saja asal tidak berbuat macam-macam dan bermanfaat bagi anggota atau masyarakat. “Kita mengimbau, mendorong agar segera mengurus persyaratannya sehingga menjadi terdaftar,” tukasnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Jamadin
Sumber: Tribun Pontianak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *